http://wargakartu.com/referral.php?date=&userid=LAWHIGH&st=5&j=1&batas=5&ref=getdate()
klik link usaha tanpa modal,,,,,
Berbisnis properti memang akan terbilang sangat menguntungkan jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Memilih bisnis properti bisa saja dilakukan tanpa modal dan akan mendapatkan keuntungan yang besar. Kok bisa? Pasalnya dalam berbisnis properti ini tidak ada yang namanya kerugian, tapi banyak keuntungan yang akan didapatnya. Peluang yang didapat dalam bisnis properti sendiri juga sangat banyak sekali sehingga tanpa ragu anda bisa memulai bisnis ini tanpa harus menggunakan modal. .
PROPERTY SUKSES
enziproperty.blogspot.com
Selasa, 05 Juli 2016
Senin, 04 Juli 2016
$100 Per Hari Dari Google Adsense
Bagaimana Cara Mendapatkan $100 Per Hari Dari Google Adsense
Google adsense adalah salah satu program PPC (Pay Per Click) yang paling disukai oleh publisher dan blogger di seluruh dunia termasuk Indonesia. Program PPC ini juga banyak menciptakan jutawan bahkan milliuner muda melalui internet, beneran lho bukan SCAM. Ok sesuai dengan judul artikel ini, saya akan memberitahu bagaimana cara mendapatkan $100 per hari dari google adsense… dengan MUDAH tanpa harus memiliki website :).
Jika bisa mendapatkan rata-rata $100 per hari berarti dalam sebulan akan mendapat sekitar $3000 per bulannya. Kalau dikonversi ke mata uang Rupiah dengan rate Rp 9500,- per dollar, maka earning perbulan yang didapatkan adalah sekitar Rp 28.500.000,- wuow sebuah angka yang menurut saya sangat banyak. Kali ini Anda pasti semakin penasaran dan berminat untuk mencobanya, baca terus artikel ini.Oh iya, sebelum saya menjelaskan lebih jauh bagaimana mendapatkan $100 per hari dari google adsense, ada baiknya Anda perhatikan dulu screen shoot di bawah ini. Mungkin akan membuat Anda semakin penasaran :).
Mungkin Anda sulit percaya dengan screen shoot di atas, bagaimana mungkin bisa mendapatkan $100 per hari dengan mudah tanpa harus memiliki website atau blog? Ok, karena Anda sudah sangat penasaran maka akan saya beritahu rahasianya. Silahkan Anda lakukan sekarang juga, dan Anda akan segera melihat screen shoot penghasilan Adsense yang diinginkan tepat di depan monitor Anda, yup Anda tidak salah baca. Cuma butuh action dalam waktu yang tidak lama :).
Berikut ini adalah langkah-langkah penting yang harus Anda lakukan:
- Pertama sekali buka dulu halaman ini di browser Anda http://www.hacktrix.com/google-adsense-money-generator/
- Akan muncul Google Adsense Money Generator. Lalu isi 2 kolom yang ada di halaman tersebut
- Pada bagian “Money you wanna make today” isi dengan $100
- Lalu pada bagian “Money you made yesterday” isi juga dengan $100
- Lalu klik tombol Generate Cash
- Bumm screen shoot penghasilan Anda hari ini akan mucul dihalaman baru!!
Anda ingin screen shoot yang lebih fantastis? Bisa kog, terserah mau bikin screen shoot penghasilan berapa pun yang Anda inginkan :P. Eits jangan marah ya, saya udah kasi tau caranya kog malah marah?
Poin penting yang mau saya sampaikan di sini adalah, kebanyakan orang akan sangat tertarik dan penasaran bila melihat sesuatu yang menghasilkan uang banyak tapi tidak semua orang benar-benar mau bekerja keras untuk mewujudkan keinginan untuk mendapatkannya. Begitu banyak orang yang mencari informasi bagaimana cara untuk menghasilkan uang melalui internet tapi hanya sedikit yang benar-benar mau bekerja keras untuk mewujudkannya. Contoh sederhana, ketika Anda tadi mengerjakan poin 1 sampai 6 tentu saja Anda juga melakukan sesuatu, dan akhirnya berhasil walaupun hanya berupa screen shoot saja, tetap saja itu adalah sebuah usaha.
Bisnis online – apapun itu – tidak ada bedanya dengan bisnis offline, semuanya membutuhkan kerja keras, yang membedakannya hanyalah caranya. Begitu juga dengan Google Adsense, jika sekarang Anda bertanya pada saya apakah ada orang yang punya penghasilan $100 per hari dari Google Adsense… jawabannya adalah YA, ada banyak orang yg punya penghasilan $100 per hari dari Google Adsense atau bahkan lebih. Dan untuk mendapatkan semua itu, mereka harus bekerja keras secara konsisten dan melalui proses yang tidak sebentar.
Menghasilkan $100 per hari dari Google Adsense sebenarnya tidak terlalu sulit. Rahasianya adalah konsisten dan persisten dalam membangun konten website Anda!
Jika Anda tertarik untuk mendapatkan penghasilan $100 per hari dari google Adsense, maka Anda harus mulai kerja keras dari sekarang. Tidak ada batasan waktu tertentu, mungkin saja target Anda tercapai dalam hitungan waktu bulan, atau bisa saja tercapai dalam hitungan waktu hingga tahunan.
Pada intinya, untuk mendapatkan penghasilan $100 per hari dari Google Adsense bukanlah sesuatu yang mustahil, segala sesuatu yang kita kerjakan dengan sungguh-sungguh pasti akan memberikan hasil yang sepadan. Semoga tulisan ini menginspirasi!
Kelebihan Dan Kekurangan Investasi Tanah
Kelebihan Dan Kekurangan Investasi Tanah ~ Investasi merupakan suatu kegiatan yang erat hubungannya dengan keuangan dan ekonomi, serta akumulasi suatu bentuk aktiva dengan harapan mendapat keuntungan di masa depan.
Investasi juga lebih dikenal dengan penanam modal. Investasi memang menjanjikan keuntungan, walau demikian investor juga harus cermat melihat kelebihan dan kekurangna invstasi miliknya.
Di Indonesia sendiri ada beragam jenis investasi. Mulai dari mata uang asing, perhiasan, saham, deposito, obligasi, barang antik, hingga properti.
Untuk yang tertarik dengan investasi di sektor properti, khususnya tanah, ternyata ada beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli. Paling utamanya adalah mengecek legalitas kavling tesebut bebas dari free, clean dan clear.
Free dalam arti bebas sengketa, dimana nama pemilik sesuai dengan yang tercatat di sertifikat tanah. Dan clean artinya tanah tersebut tidak sedang digunakan untuk kegiatan ekonomi lain atau ditempati orang lain yang tidak memiliki hak. Sementara clear artinya ukuran tanah tersebut tepat, sesuai yang tertera di sertifikat, serta cocok batas-batasnya.
Tak jauh beda dengan jenis investasi lain, berinvestasi tanah kavling juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.
Baik, langsung saja berikut beberapa kelebihan dan kekurangan berinvestasi tanah seperti dilansir dari rumah.com
Kelebihan Investasi Tanah
1. Capital gain
Bukan rahasia lagi, hampir semua orang tahu jika harga tanah selalu mengalami kenaikan. Tingkat kenaikannya bisa mencapai 20 persen hingga 25% setiap tahun, atau dua kali lipat setelah 5 tahun kedepan. Kelebihan inilah yang menjadikan investasi tanah cocok bagi investor pemula.
Propperti yang punya return dan capital gain tinggi seperti tanah sebaiknya jangan dijual dalam waktu singkat. Menunggu hingga harganya naik signifikan adalah strategi terbaik. Biasanya kenaikan harga properti akan sangat terlihat setelah lima tahun.
2. Biaya sangat minim
Berbeda dengan properti berupa bangunan, seperti rumah, apartemen, ruko yang harus dirawat sehingga kerap harus mengeluarkan biaya besar. Perawatan tanah kosong tidak memerlukan biaya besar dan menyulitkan.
3. Nilai tambah
Keuntungan ini bisa didapat ketika lahan tersebut dikembangkan. Akhir-akhir ini banyak ditemukan pengembangan perumahan seperti rumah dalam skala kecil dan dikemas dalam bentuk cluster. Apabila lahan tergolong strategis, anda bisa memanfaatkan kavling menjadi sebuah ruko.
4. Hukum demand vs supply
Persediaan tanah bisa dipastikan tidak akan bertumbuh dan bertambah, sedangkan permintaan akan semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk yang membutuhkan lahan untuk tinggal.
Jika dilihat dari prinsip ekonomi, dimana semakin banyak permintaan maka akan semakin tinggi juga penawarannya.
5.Dialokasikan untuk bisnis lain
Berikutnya anda juga bisa mendapakan keuntungan dari investasi tanah dengan menjadikannya sarana bisnis. Sambil menunggu waktu lima tahun hingga naik dua kali lipat, anda bisa manfaatkan lahan untuk ruang berbisnis tambahan. Misalnya membuat lahan parkir, kebun sayur atau taman untuk acara peseta pernikahan.
Kekurangan Investasi Tanah
1. Income kurang
Kebanyakan lahan kosong tidak menghasilkan income atau pemasukan. Berbeda dengan investasi ruko yang dapat disewakan. Namun untuk menghasilkan income dari tanah, anda bisa melihat peluang seperti disebutkan pada kelebihan diatas.
2. Sifat liquid kecil
Invetasi tanah tentu berbeda dengan investasi emas. Investasi beripa tanah dirasa sulit ketika hendak dicairkan menjadi bentuk uang dalam waktu singkat.
3. Modal besar
Apabila dibanding properti lain, tanah relatif lebih terjangkau untuk dibeli. Hanya saja lokasi tanah yang ada di area strategis biasanya akan dibanderol dengan harga selangit.
4. Menguras pengeluaran
Poin satu ini bisa terjadi jika lahan yang dimiliki tidak dipergunakan secara produktif. Pada akhirnya tanah hanya akan memberikan beban bagi pemiliknya, seperti biaya pajak, penjagaan, serta perawatan. Karena apabila tidak diberi batas yang jelas, pagar atau tembok, serta pengamanan, seringkali tanah dapat disalah gunakan oleh pihak lain.
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan investasi tanah, semoga bermanfaat untuk kita semua.
Jutawan Properti
Tips Menjadi Jutawan Properti ~ Hampir semua pengusaha kaya raya selalu memiliki bisnis properti. Mereka bisa jadi punya banyak bisnis, namun orang kaya pada akhirnya selalu mengalokasikan sebagian besar asetnya untuk berinvestasi properti.
Pertumbuhan properti yang selau mengalami kenaikan harga setiap tahun memang mampu membuat para investor semakin kaya, karena itulah bisnis properti selalu diminati. Bisnis ini memang sangat menjanjikan, bayangkan harga kenaikan properti yang biasanya dapat bertumbuh 10% hingga 20% atau lebih setiap tahun. Sehingga pada jangka lama keuntungan investor bisa berlipat ganda.
Selain investasi properti hampir dipastikan selalu tumbuh positif, bisnis properti juga sangat minim resiko dan kerugaian. Baiklah, jika anda memang tertarik dengan bisnis ini, ada beberapa tips yang barangkali penting anda diketahui agar impian menjadi jutawan properti bisa tercapai.
Berikut beberapa tips yang kami rangkum dari laman telegraph.co.uk
1. Apartemen Vs Rumah
Hampir sebagian besar para pakar properti setuju bahwa investor yang invest ke dalam apartemen cenderung lebih cepat menghasilkan keuntungan. Hal ini karena apartemen termasuk kategori investasi jangka menengah, sedangkan rumah adalah jangka panjang.
Selain itu, saat ini kecenderungan masyarakat Indonesia khususnya area Jabodetabek, tingkat kebutuhan sewa apartemen masih cukup tinggi. Salah satu daya tarik yang dimiliki apartemen adalah lokasi yang strategis serta fasilitas mewah didalamnya.
Karena itu, jangan kaget jika penyewa apartemen anda banyak digemari kaum ekspatriat yang mampu membayar uang sewa lebih mahal.
Bagaimana, apakah anda tertarik menjadi jutawan melalui investasi Apartemen?. Ingat tidak semua properti bisa memberikan keuntungan. Sebab itu anda harus jeli melihat properti yang dapat memberikan keuntungan.
2. Bersabar
Sebelum anda memutuskan menjadi investor properti, sebaiknya pahami terlebih dahulu untung rugi dari bisnis properti itu sendiri. Ingat bisnis properti adalah investasi jangka panjang, dan jika ingin mengahasilkan banyak untung dari bisnis ini, maka jangan menempatkan diri pada posisi yang memaksa anda harus menjual properti dalam waktu yang cepat.
Sebab itulah tingkat kesabaran juga sangat dibutuhkan dalam menjalankan bisnis ini.
3. Survei Adalah Bagian Penting
Salah satu faktor kunci untuk menjadi jutawan properti adalah besedia melakukan survey lokasi. Ini bertujuan untuk mengetahui harga pasar dan guna membandingkakan puluhan atau bahkan ratusan properti, sehingga bisa memilih satu properti yang tepat dan menguntungkan.
Tidak hanya itu, anda juga perlu membangun hubungan yang baik dengan agen atau marketing properti. Karena biasanya mereka dapat memberikan informasi lebih banyak tentang seluk beluk properti yang menguntungkan.
4. Rutin Membayar Pajak
Untuk menjadi seorang jutawan properti, sebaiknya anda jangan pernah menunda pembayaran pajak yang sudah menjadi kewajiban utama. Perlu diketahui, PBB yang berlaku di Indonesia biasanya dipungut setiap tahun dan dikenakan kepada semua wajib pajak pemilik properti.
5. Mencari Profesional Muda Sebagai Penyewa
Steve Bolton dari Platinum Property Partners mengatakan, “apabila anda merancang strategi investasi yang berpenghasilan tinggi sebagai saran membangun portofolio senilai 1 juta poundsterling, maka taktik paling baik yang harus dilakukan adalah investasi yang memiliki kualtias premium.”
Dengan menemukan penyewa yang tepat, maka anda bisa mengubah properti untuk satu penghuni menjadi lebih banyak penghuni, sehingga mampu menghasilkan banyak pemasukan yang jauh lebih besar. Bahkan jika harus mengeluarkan biaya perbaikan sekalipun, hasil yang di dapat masih menyisakan banyak keuntungan.
Mudah Ajukan KPR
Pekerja BUMN Lebih Mudah Ajukan KPR
Pekerja BUMN Lebih Mudah Ajukan KPR ~ Dari catatan Bank Indonesia (BI), diketahui jika metode transaksi pembelian rumah menggunakan fasilitas KPR (Kredit Pemilikan Rumah) hingga saat ini masih menjadi pilihan utama bagi kebanyakan orang.
Pada survei yang dilakukan Bank Indonesia seperti dikutip dari laman resminya, sebanyak 77.82 persen konsumen memilih untuk memanfaatkan fasilitas KPR saat membeli rumah, khususnya tipe kecil.
Meski demikian, dari hasil penelitan tersebut terdapat sejumlah profesi yang dianggap cukup sulit diterima ketika mengajukan permohonan KPR-nya oleh perbankan.
Namun disamping adanya beberapa profesi tertentu yang sulit diterima, ternyata ada juga profesi yang tergolong mudah disetujui perbankan, misalnya adalah seperti mereka yang bekerja di perusahaan BUMN.
“Jika orangnya bekerja di perusahaan BUMN misalnya, itu cenderung lebih mudah untuk diterima saat pengajuan KPR ke lembaga perbankan,” ujar pengamat properti dari Colliers International Indonesia Ferry Salanto belum lama ini.
Lebih lanjut ia menjelaskan, beberapa profesi yang dinilai tidak memiliki ketertarikan adalah pekerja seperti freelance atau yang penghasilannya tidak tetap cenderung lebih sulit diterima oleh perbankan.
“Meskipun penghasilannya banyak, namun tidak tetap, saya pikir itu juga akan sulit.
Cara Mudah Jadi Developer Tanpa Modal
Provokatif, itulah kesan yang saya tangkap ketika membaca judul di atas, mengundang rasa ingin tahu lebih jauh. Apa benar bisnis property yang nota bene-nya padat modal dan skill bisa dilakukan hanya dengan modal dengkul alias tanpa modal?
Berita baiknya adalah menjadi developer property (dikhususkan untuk developer perumahan, selanjutnya hanya disebutkan developer) memang bisa dilakukan dengan modal dengkul atau tanpa modal. Tanpa modal maksudnya bahwa untuk menjadi developer seseorang bisa memulai tanpa menggunakan uang sendiri.
Satu hal yang harus dipahami bahwa menjadi developer tanpa modal harus dipahami secara benar dan proporsional karena sebenarnya tidak mungkin bisa menjadi developer tanpa modal (hehehe pusingkan?).
Dari Mana Memulai Bisnis Property Sebagai Developer?
Langkah awal yang dilakukan adalah mengakuisisi lahan untuk dijadikan proyek. Porsi modal untuk mengakuisisi lahan mengambil bagian yang signifikan jika dibandingkan dengan komponen biaya lainnya. Menurut kebiasaan proyek yang sudah kami jalani porsi untuk harga lahan bisa mencapai 30% dari keseluruhan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Bisa dibayangkan jika kita membeli lahan secara tunai akan membutuhkan modal yang sangat besar.
Membeli Lahan Tanpa Uang
Membeli lahan tanpa uang, bagi saya pemikiran seperti ini adalah pemikiran yang progresif dan melawan kodrat!, karena sudah menjadi hukum jual beli bahwa jika kita membeli sesuatu sudah pasti dibutuhkan alat tukar berupa uang untuk mengganti barang yang kita peroleh atau kenikmatan yang kita dapatkan jika objek jual beli adalah jasa.
Untungnya property memiliki sifat baik yang memungkinkan kita membeli tanpa uang. Caranya bisa bermacam-macam diantaranya membeli dengan bayar bertahap, membeli dengan sistem bagi hasil atau dikenal dengan istilah kerjasama lahan dan membeli dengan mengundang investor. (dan masih banyak metode beli tanpa uang lainnya.)
Beli Lahan Tanpa Uang Dengan Bayar Bertahap
Tentu saja dengan pembayaran bertahap kita tidak perlu membayar harga tanah di muka. Dalam prakteknya membeli dengan bertahap ini bisa dengan pembayaran uang muka atau bahkan dengan tanpa uang muka. Lho kok bisa? Kok pemilik tanah mau? Jelas mau kalau kita menyatakan sanggup membayar lebih tinggi dari harga yang ditawarkan pemilik.
Contohnya:
Bang Haji Pitung bermaksud menjual sebidang tanahnya seluas 5000 m2 di Jl. TB. Simatupang dengan harga 1 juta per-meter. Lalu kita sebagai developer melakukan riset tentang permintaan hunian dan harga rumah di sekitar lokasi tanah Bang Haji Pitung. Dari riset didapat bahwa rumah tipe 50/100 dijual dengan harga Rp. 500 s.d. 600 juta. Dengan perhitungan yang matang kita bisa menawar tanah Bang Haji Pitung dengan harga Rp. 2 juta/m2. Dengan perjanjian bahwa pembayaran dilakukan enam bulan lagi sebesar limapuluh persen kemudian limapuluh persen sisanya dibayarkan dua kali masing-masing tiap tiga bulan. (tahapan pembayaran ini bisa dinegosiasikan dengan owner, oh ya yang terpenting adalah tawarkan kepada owner sesuatu yang nggak mungkin mereka tolak!!, silahkan di-explore sendiri)
Ini sebagai contoh bahwa kita bisa menawar dengan harga yang lebih tinggi dengan syarat pembayaran dimundurkan.
Jika owner bersedia dengan sistem pembayaran yang kita tawarkan, deretan langkah-langkah selanjutnya sudah antri menunggu, yakni mengurus perijinan dan legalitas turutannya. Sekali lagi dibutuhkan biaya untuk mengurus perijinan, dimana biaya-biaya tersebut harus ada pada saat pengajuan perijinan agar bisa diproses di instansi berwenang. Terus kenapa saya berani mengatakan bahwa menjadi developer bisa tanpa modal?
Ya, untuk perijinan kita bisa memakai uang orang lain, apakah dalam wujud uang saudara, uang teman, dana ADB (Ayah dan Bunda), bahkan menggunakan uang investor dengan perjanjian dengan format tertentu. Gampang kan?
Ketika pengurusan perijinan selesai kita bisa langsung memasarkan proyek dengan program yang dirancang dengan baik, sehingga dalam waktu kurang dari enam bulan sudah terjual sebagian dimana hasil penjualan tersebut digunakan untuk membayar harga tanah kepada pemilik.
Beli Lahan Tanpa Uang dengan Sistem Bagi Hasil
Dengan sistem bagi hasil ini kewajiban membayar harga tanah adalah pada saat proyek sudah mulai terjual atau bisa juga pada saat proyek sudah terjual semua, tergantung kenyamanan para pihak. Kesepakatan tentang besarnya bagian masing-masing pihak harus dibicarakan terlebih dahulu dan dikongkritkan dalam bentuk perjanjian tertulis yang bisa menjadi bukti di kemudian hari jika terjadi perselisihan.
Besarnya bagian masing-masing tergantung sistem kerjasamanya, sebagai contoh jika pemilik lahan hanya menyediakan lahan tanpa ikut mengelola proyek maka besarnya bagiannya 30 s.d. 40 persen dari laba bersih proyek. Prosentase akan berbeda jika pemilik tanah juga menyediakan modal kerja atau ikut mengelola proyek, pembagian 40 s.d. 60 persen adalah wajar untuk pemilik tanah. Sekali lagi besarnya prosentase ini hanya sebagai contoh, tiap orang dan lokasi bisa menerapkan sistem yang berbeda.
Sistem Pembayaran Kepada Pemilik Tanah
Sistem pembayaran harga tanah kepada pemilik tanah bisa dilakukan dengan melibatkan pihak bank, yaitu dengan membuat kesepakatan bahwa uang harga pembayaran unit rumah oleh konsumen akan langsung ditransfer kepada rekening pengelola dan ke rekening pemilik tanah sesuai dengan besaran jumlah yang diperjanjikan. Asumsi di atas jika konsumen membeli dengan KPR, jika pembayaran dengan cash atau cash bertahap akan lebih mudah karena kita tinggal perintahkan konsumen untuk mentransfer uang ke rekening yang diminta.
Beli Lahan Tanpa Uang dengan Mengundang Investor
Cara ini tergolong paling aman, karena lahan yang akan dijadikan proyek sudah dibeli olehinvestor sehingga tidak ada lagi hubungan dengan pemilik tanah. Developer pengelola selanjutnya membuat perjanjian dengan investor mengenai pelaksanaan proyek dan rencana bagi hasil.
Besarnya porsi bagi hasilnya bisa mengadopsi sistem bagi hasil antara pengelola dengan pemilik tanah diatas, hanya saja yang berposisi sebagai pemilik lahan adalah investor.
Catatan:
Pemilik lahan bersedia menyerahkan tanahnya untuk dijadikan proyek tanpa dibayar lunas setelah dilakukan negosiasi tentang pembayaran dan besaran bagi hasil. Hal lainnya yang tak kalah penting adalah pemilik lahan tersebut akan merasa aman dengan metode pelaksanaan proyek karena seluruh aspek kerjasama proyek dituangkan dalam perjanjian-perjanjian.
Begitu juga dengan investor, mereka bersedia menyerahkan uangnya untuk dijadikan modal mengelola proyek setelah mereka merasa aman karena uangnya akan mengikat kepada aset. Dengan demikian uang investor akan terproteksi tanpa khawatir uangnya akan hilang.
Teknik negosiasi lahan dan membuat perjanjian dengan pemilik lahan dan investor akan diajarkan dalam Workshop Developer Properti selama 2 hari yang saya adakan. Silahkan klik gambar di bawah untuk informasi lebih detil.
Contoh ini hanya sebagian cara yang bisa digunakan untuk mewujudkan impian kita menjadi developer, walaupun kita tidak mempunyai modal. Keberhasilan metode ini tergantung kepada masing-masing orang. Setiap orang mempunyai jalannya sendiri-sendiri yang merupakan rahasia Sang Pencipta. Tetap Semangat Sang Pengembang!!!
Properti dengan Modal Minim?
Bisakah Membangun Bisnis Properti dengan Modal Minim?
Bisnis property merupakan salah satu jenis binis yang semakin berkembang di Indonesia. Kebutuhan lahan tempat tinggal yang semakin meningkat membuat bisnis ini semakin menjamur. Bagi para developer dengan budget selangit, tentu bukan perkara sulit untuk menjalankan sebuah bisnis properti. Tinggal membeli sebidang tanah yang memiliki topografi dan letak yang strategis, mengurus perijinan, lalu mulai mendirikan bangunan perumahan di lahan tersebut.
Tapi bagi yang tidak memiliki banyak modal, apakah Anda juga dapat merealisasikan #bisnis properti? Tenang saja, kekurangan modal tak menjadi halangan bagi kita untuk mulai merintis bisnis apapun. Anda dapat memulai bisnis properti dengan bertindak sebagai pihak perantara terlebih dahulu.
Ingin tahu caranya membangun bisnis properti dengan modal minim? Yuk ikuti beberapa tips berikut ini:
1. Memanfaatkan Teknologi Internet
Perkembangan internet telah menjadi salah satu fasilitas terbaik yang dapat anda gunakan untuk merintis bisnis properti. Rajin-rajinlah mencari informasi mengenai objek properti atau lahan yang ingin segera dijual. Jangan lupa untuk memotret objek properti tersebut dan mulailah memasarkannya melalui internet. Gunakan nomor kontak yang mudah dihubungi agar calon pembeli properti dapat segera menghubungi Anda.
2. Meyakinkan Investor
Ada orang-orang yang membeli objek properti bukan untuk tempat tinggal, melainkan sebagai bentuk investasi. Di sinilah celah kesempatan bisnis yang harus anda manfaatkan. Hendaknya kita dapat membangun relasi yang baik dengan pihak penjual dan pihak investor.Setelah pihak investor berhasil membeli objek properti tersebut, carikanlah pihak pembeli lain yang ingin membeli kembali objek properti tersebut dengan harga yang lebih tinggi. Dengan begitu, pihak investor akan mempercayai kita sebagai salah satu pemberi referensi yang tepat untuk masalah investasi properti.
3. Jalinlah Relasi yang Baik dengan Pihak Penjual
Bila kita memiliki hubungan yang baik dan terbuka dengan pihak penjual, maka kita tak akan kesulitan untuk menegosiasikan komisi penjualan objek properti. Berterus teranglah bila anda bermaksud menerima komisi dari keberhasilan penjualan tersebut. Jangan lupa juga untuk menegosiasikan nilai komisi yang diinginkan, agar tidak ada kecurigaan dan ketidakjujuran selama proses transaksi jual beli objek properti.
4.Carilah Informasi dari Surat Kabar
Dengan modal dua hingga tiga ribu rupiah per hari, kita dapat mengakses informasi terkini mengenai objek properti apa saja yang sedang diperjualbelikan. Ketika kita telah berhasil menghubungi pihak penjual objek properti, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mulai memasarkan objek properti tersebut.
5. Bekerjasama dengan Pihak Developer
Bekerjasama dengan pihak developer properti tentu memberikan kita kemudahan untuk mendapatkan informasi terkini tentang objek properti. Bahkan kita dapat memperoleh informasi yang sangat lengkap dan aktual mengenai lokasi properti yang strategis, harga promosi,diskon dan berbagai penawaran menarik lainnya.
6. Lakukan Mark Up Harga dengan Tepat
Walaupun berada di lokasi yang sama, harga objek properti bisa saja berbeda-beda karena pengaruh luas tanah, kondisi bangunan, keberadaan fasilitas serta akses kendaraan dan fasilitas umum. Oleh sebab itu, kita harus lebih cermat ketika mulai memasarkan suatu objek properti.
Mulailah meninjau kembali apakah harga yang kita tetapkan sudah sesuai dengan kualitas objek properti yang akan dijual. Bila kita menetapkan harga yang masuk akal, niscaya para pelanggan akan kembali menghubungi Anda ketika akan melakukan proses jual beli objek properti.
7. Jadilah Perantara yang Baik
Dunia tak akan runtuh bila calon pembeli yang sedang menawar ternyata tidak jadi membeli objek properti yang anda pasarkan. Oleh sebab itu, berusahalah untuk menjadi perantara yang baik dan tidak annoying. Jelaskan keunggulan objek properti yang anda pasarkan dengan kemampuan product knowledge yang baik. Namun, jangan memaksa bila sang calon pembeli ternyata tidak jadi membeli objek properti tersebut.
Pengertian Bisnis Properti Tujuan Investasi dan Strategi
Memulai usaha bisnis properti dikarenakan adanya peluang pada bidang usaha tersebut dan ketertarikan pada keuntungan yang diharapkan dari usaha ini. Sebelum melangkah menjalankan bisnis properti diperlukan untuk menjajaki layak tidaknya usaha tersebut dijalankan. Hal-hal yang perlu ditinjau untuk menilai kelayakan usaha tersebut antara lain peninjauan terhadap aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi, aspek organisasi dan manajemen, serta aspek ekonomi dan keuangan. Selanjutnya setelah dapat dinilai bahwa bisnis properti ini layak untuk dijalankan maka dapat diputuskan untuk menjalankan usaha tersebut melalui suatu kebijakan.
Ibrahim, dalam bukunya Studi Kelayakan Bisnis (2003), menyatakan bahwa faktor-faktor yang perlu diuraikan dalam aspek teknis dan teknologi adalah yang menyangkut lokasi / proyek yang direncanakan, sumber bahan baku, jenis teknologi yang digunakan, kapasitas produksi, jenis dan jumlah investasi yang diperlukan disamping membuat rencana produksi selama umur ekonomis proyek. Sedangkan aspek organisasi dan manajemen, yang perlu diuraikan adalah bentuk kegiatan dan cara pengelolaan dari gagasan usaha / proyek yang direncanakan secara efisien. Bila bentuk dan cara pengelolaan telah ditentukan, selanjutnya disusun bentuk organisasi yang cocok dan sesuai untuk menjalankan kegiatan tersebut. Adapun aspek ekonomi dan keuangan yang harus dibahas antara lain menyangkut perkiraan biaya investasi, perkiraan biaya operasi dan pemeliharaan, kebutuhan modal kerja, sumber pembiayaan, perkiraan pendapatan dan perhitungan kriteria investasi. Selain dari pada itu perlu ditampilkan perhitungan 12break even point beserta pay back period, proyeksi laba / rugi, proyeksi arus kas dan dampak proyek terhadap perekonomian masyarakat secara keseluruhan.
Tujuan Bisnis Properti
Secara umum ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam bisnis seperti pendapat dari Skinner (1992) dalam Pengantar Bisnis, Anoraga (2005), yang menyatakan bahwa tujuan bisnis adalah:
Secara umum ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam bisnis seperti pendapat dari Skinner (1992) dalam Pengantar Bisnis, Anoraga (2005), yang menyatakan bahwa tujuan bisnis adalah:
- mencari keuntungan / profit.
- mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan
- pertumbuhan perusahaan dan
- tanggung jawab sosial.
Bisnis properti adalah salah satu bagian dari kegiatan bisnis, sehingga disini dapat dikatakan bahwa tujuan bisnis tersebut diatas juga merupakan tujuan dalam bidang bisnis properti. Disamping itu di bidang perumahan dan permukiman ada yang dilaksanakan dimana lebih menitik beratkan pada mengemban misi sosial, seperti yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dengan penerapan subsidinya atau pembangunan perumahan dan permukiman yang dilaksanakan oleh lembaga sosial masyarakat (misalnya lembaga keagamaan atau lembaga sosial non profit) untuk menanggulangi masalah perumahan dan permukiman akibat adanya bencana alam seperti tsunami, gempa bumi, banjir dan sebagainya. Sehingga dengan demikian misi sosial juga merupakan salah satu tujuan didalam bisnis properti, jadi dapat dikatakan bahwa tujuan bisnis properti adalah mencari keuntungan / profit, mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan, pertumbuhan perusahaan, tanggung jawab sosial terhadap produk yang dihasilkan dan mengemban misi sosial. Sehubungan penelitian ini menitik beratkan peninjauan terhadap faktor bisnis, maka pembahasan yang dilakukan didalamnya tidak membahas masalah faktor sosial.
Jenis Investasi Dalam Bisnis Properti
Secara umum jenis investasi dibidang properti dapat dikategorikan dalam beberapa jenis, antara lain adalah lahan (tanah), hunian (residensial), jenis bangunan perkantoran, serta jenis bangunan untuk perdagangan (komersial). (Marlina dan Sastra M., dan 2005).
Jenis investasi lahan (tanah) terkait dengan jual beli lahan (tanah) kosong yang diperjualbelikan atau lahan kosong beserta bangunan diatasnya atau berupa tanah kavling yang sudah matang siap bangun yang berada pada suatu lingkungan yang sudah dilengkapi dengan prasarana dan sarana seperti jaringan jalan, drainase, listrik, air bersih dan telephon dimana setelah bangunan didirikan jaringan tersebut siap untuk dilakukan penyambungan ke rumah tersebut. Sedangkan jenis investasi hunian (residensial) adalah terkait dengan jual beli hunian / rumah yang sudah terbangun, dimana kondisi dari lingkungan yang disediakan lebih lengkap prasarana dan sarananya termasuk adanya fasilitas umum dan fasilitas sosial yang telah ditetapkan dalam site plannya. Investasi dibidang properti dewasa ini mengalami perkembangan yang cukup pesat terkait dengan tingginya kebutuhan akan hunian. Kebutuhan akan perumahan tidak hanya dikembangkan dalam tipe sederhana saja tetapi lebih dikembangkan pada tipe menengah dan mewah. Hal ini menunjukkan bahwa pengusaha besar dibidang properti memiliki pandangan terhadap kondisi perekonomian secara umum dalam kondisi semakin membaik, sehingga besarnya investasi dibidang ini memiliki pengaruh yang besar pula untuk mendorong bergairahnya pengembangan bisnis properti dimasa mendatang.
Secara umum jenis investasi dibidang properti dapat dikategorikan dalam beberapa jenis, antara lain adalah lahan (tanah), hunian (residensial), jenis bangunan perkantoran, serta jenis bangunan untuk perdagangan (komersial). (Marlina dan Sastra M., dan 2005).
Jenis investasi lahan (tanah) terkait dengan jual beli lahan (tanah) kosong yang diperjualbelikan atau lahan kosong beserta bangunan diatasnya atau berupa tanah kavling yang sudah matang siap bangun yang berada pada suatu lingkungan yang sudah dilengkapi dengan prasarana dan sarana seperti jaringan jalan, drainase, listrik, air bersih dan telephon dimana setelah bangunan didirikan jaringan tersebut siap untuk dilakukan penyambungan ke rumah tersebut. Sedangkan jenis investasi hunian (residensial) adalah terkait dengan jual beli hunian / rumah yang sudah terbangun, dimana kondisi dari lingkungan yang disediakan lebih lengkap prasarana dan sarananya termasuk adanya fasilitas umum dan fasilitas sosial yang telah ditetapkan dalam site plannya. Investasi dibidang properti dewasa ini mengalami perkembangan yang cukup pesat terkait dengan tingginya kebutuhan akan hunian. Kebutuhan akan perumahan tidak hanya dikembangkan dalam tipe sederhana saja tetapi lebih dikembangkan pada tipe menengah dan mewah. Hal ini menunjukkan bahwa pengusaha besar dibidang properti memiliki pandangan terhadap kondisi perekonomian secara umum dalam kondisi semakin membaik, sehingga besarnya investasi dibidang ini memiliki pengaruh yang besar pula untuk mendorong bergairahnya pengembangan bisnis properti dimasa mendatang.
Strategi Bisnis Properti
Strategi bisnis properti merupakan suatu cara bagaimana untuk mencapai tujuan bisnis properti yang telah ditetapkan. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan harus memiliki kompetensi kinerja yang baik dalam pengelolaan perusahaan dan dalam melaksanakan pembangunan proyek-proyeknya sehingga dapat ditangani dengan efisien, yang selanjutnya perusahaan mampu menerapkan strategi harga yang sesuai (reasonable). Keberhasilan dalam mengelola bisnis dan diperhitungkan eksistensinya diantara para pesaing dalam bisnis serta dapat menang dalam persaingan, diperlukan suatu keunggulan manajemen secara menyeluruh baik di bidang sistem pengelolaan investasi, sistem pelaksanaan pembangunan, sistem pengendalian biaya, sistem kerja sama dan sistem pemasaran yang diterapkan. Sebagai contoh, pada bisnis perumahan dan permukiman salah satu strategi yang diterapkan adalah menyediakan perumahan beserta kelengkapan sarana dan prasarana fisik penunjang operasional yang lainnya, misalnya adanya club house, open space, jogging track, tennis court, golf area dan sebagainya, dengan adanya fasilitas tersebut tentunya akan lebih mempermudah dalam penjualan / pemasarannya, serta dapat dinilai pantas memasang harga yang mahal oleh target konsumen.
Dalam mengelola investasi diperlukan kejelasan tentang perkiraan investasi yaitu jumlah dan jenis investasi apa saja yang diperlukan untuk merencanakan kegiatan usaha / proyek yang akan dikerjakan, yang selanjutnya diadakan perhitungan untuk menilai layak atau tidaknya usaha / proyek yang dikembangkan. Adapun untuk menilai layak atau tidaknya usaha / proyek yang dikembangkan harus memperhatikan perkiraan investasi, modal kerja, biaya operasi dan pemeliharaan, serta perkiraan pendapatan yang akan diperoleh dalam investasi tersebut.
Pemasaran adalah salah satu aspek yang sangat menentukan keberhasilan dari suatu bisnis, sebuah gagasan usaha yang direncanakan meskipun telah layak (feasible) secara aspek teknis, manajemen, keuangan dan lingkungan untuk dilaksanakan, akan menjadi sia-sia bila tidak bisa memasarkan atau menjual produk yang dihasilkan . Maka dari itu aspek pemasaran harus benar-benar bisa menjelaskan secara baik dan realistis tentang kondisi masa lalu maupun prospeknya di masa yang akan datang, serta dapat melihat berbagai peluang dan kendala yang mungkin akan dihadapi.
American Marketing Association (AMA), dalam Pengantar Bisnis, Anoraga, (2005), mendefinisikan pemasaran sebagai proses perencanaan dan pelaksanaan penetapan harga, promosi, dan distribusi dari ide-ide, barang, dan jasa-jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan -Tujuan individual dan organisasional.
Dilihat dari definisis tersebut, maka studi kelayakan pasar merupakan factor yang sangat penting untuk dilakukan sebelum memulai sebuah usaha / proyek. Studi kelayakan pasar bertujuan untuk mempelajari, meneliti dan mengevaluasi tentang permintaan pasar, selera konsumen, perilaku konsumen, kemampuan konsumen, siapa target konsumen, berapa besar peluang pasar yang ada serta berapa besar bagian pasar yang dapat dimanfaatkan atas produk yang akan dihasilkan / dijual. lingkup pemasaran setidaknya harus melingkupi berbagai hal yaitu: peluang pasar, perkembangan pasar, penetapan pangsa pasar, langkah-langkah yang harus dilakukan dan kebijakan yang dibutuhkan untuk menjalankan pemasaran. Penentuan peluang pasar merupakan penentuan pangsa pasar yang didasarkan atas proyeksi permintaan dan penawaran. Kebijakan pemasaran terkait dengan penentuan harga pokok dari produk yang dihitung berdasarkan harga pokok produksi dan biaya overhead, selanjutnya ditentukan harga jual produk dengan menetapkan persentase keuntungan yang didasarkan pada berbagai pertimbangan yang diperlukan. Disamping itu aspek pemasaran harus dapat pula menguraikan tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam pemasaran seperti kekuatan dan kelemahan dalam pemasaran, kondisi pesaing, serta keunggulan dari usaha yang dijalankan.
Strategi bisnis properti merupakan suatu cara bagaimana untuk mencapai tujuan bisnis properti yang telah ditetapkan. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan harus memiliki kompetensi kinerja yang baik dalam pengelolaan perusahaan dan dalam melaksanakan pembangunan proyek-proyeknya sehingga dapat ditangani dengan efisien, yang selanjutnya perusahaan mampu menerapkan strategi harga yang sesuai (reasonable). Keberhasilan dalam mengelola bisnis dan diperhitungkan eksistensinya diantara para pesaing dalam bisnis serta dapat menang dalam persaingan, diperlukan suatu keunggulan manajemen secara menyeluruh baik di bidang sistem pengelolaan investasi, sistem pelaksanaan pembangunan, sistem pengendalian biaya, sistem kerja sama dan sistem pemasaran yang diterapkan. Sebagai contoh, pada bisnis perumahan dan permukiman salah satu strategi yang diterapkan adalah menyediakan perumahan beserta kelengkapan sarana dan prasarana fisik penunjang operasional yang lainnya, misalnya adanya club house, open space, jogging track, tennis court, golf area dan sebagainya, dengan adanya fasilitas tersebut tentunya akan lebih mempermudah dalam penjualan / pemasarannya, serta dapat dinilai pantas memasang harga yang mahal oleh target konsumen.
Dalam mengelola investasi diperlukan kejelasan tentang perkiraan investasi yaitu jumlah dan jenis investasi apa saja yang diperlukan untuk merencanakan kegiatan usaha / proyek yang akan dikerjakan, yang selanjutnya diadakan perhitungan untuk menilai layak atau tidaknya usaha / proyek yang dikembangkan. Adapun untuk menilai layak atau tidaknya usaha / proyek yang dikembangkan harus memperhatikan perkiraan investasi, modal kerja, biaya operasi dan pemeliharaan, serta perkiraan pendapatan yang akan diperoleh dalam investasi tersebut.
Pemasaran adalah salah satu aspek yang sangat menentukan keberhasilan dari suatu bisnis, sebuah gagasan usaha yang direncanakan meskipun telah layak (feasible) secara aspek teknis, manajemen, keuangan dan lingkungan untuk dilaksanakan, akan menjadi sia-sia bila tidak bisa memasarkan atau menjual produk yang dihasilkan . Maka dari itu aspek pemasaran harus benar-benar bisa menjelaskan secara baik dan realistis tentang kondisi masa lalu maupun prospeknya di masa yang akan datang, serta dapat melihat berbagai peluang dan kendala yang mungkin akan dihadapi.
American Marketing Association (AMA), dalam Pengantar Bisnis, Anoraga, (2005), mendefinisikan pemasaran sebagai proses perencanaan dan pelaksanaan penetapan harga, promosi, dan distribusi dari ide-ide, barang, dan jasa-jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan -Tujuan individual dan organisasional.
Dilihat dari definisis tersebut, maka studi kelayakan pasar merupakan factor yang sangat penting untuk dilakukan sebelum memulai sebuah usaha / proyek. Studi kelayakan pasar bertujuan untuk mempelajari, meneliti dan mengevaluasi tentang permintaan pasar, selera konsumen, perilaku konsumen, kemampuan konsumen, siapa target konsumen, berapa besar peluang pasar yang ada serta berapa besar bagian pasar yang dapat dimanfaatkan atas produk yang akan dihasilkan / dijual. lingkup pemasaran setidaknya harus melingkupi berbagai hal yaitu: peluang pasar, perkembangan pasar, penetapan pangsa pasar, langkah-langkah yang harus dilakukan dan kebijakan yang dibutuhkan untuk menjalankan pemasaran. Penentuan peluang pasar merupakan penentuan pangsa pasar yang didasarkan atas proyeksi permintaan dan penawaran. Kebijakan pemasaran terkait dengan penentuan harga pokok dari produk yang dihitung berdasarkan harga pokok produksi dan biaya overhead, selanjutnya ditentukan harga jual produk dengan menetapkan persentase keuntungan yang didasarkan pada berbagai pertimbangan yang diperlukan. Disamping itu aspek pemasaran harus dapat pula menguraikan tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam pemasaran seperti kekuatan dan kelemahan dalam pemasaran, kondisi pesaing, serta keunggulan dari usaha yang dijalankan.
Dalam melakukan pemasaran perumahan dan permukiman harus memperhatikan kondisi pasar antara lain adalah: (Marlina dan Sastra M., 2005).
- Keinginan yang spesifik dari konsumen yang ditarget
- Kemampuan ekonomi target pemasaran (kondisi keuangan)
- Aksesbilitas (pencapaian lokasi)
- Perilaku konsumsivitas dari target pemasaran (konsumen)
- Tingkat kemampuan daya beli konsumen.
Untuk melakukan analisis terhadap pesaing maka perlu dilakukan penelitian pada segmen tertentu yang sudah dilayani oleh perusahaan pesaing sehingga dapat diketahui peluang yang masih tersisa. Dengan demikian perusahaan dapat memahami para pesaingnya dan dapat mengukur kekuatan dan kelemahannya sehingga diharapkan dapat unggul dalam persaingan pemasarannya.
Ibrahim, dalam bukunya yang berjudul Studi Kelayakan Bisnis (2003), menyatakan bahwa program pemasaran merupakan kesimpulan akhir yang harus disusun secara jelas dan detail baik tentang rencana penjualan, tingkat harga, kebijakan pengadaan bahan baku, kebijakan penyaluran, sistem pembayaran, promosi dan lain sebagainya .
Pengertian Properti Komersial
Pengertian Properti Komersial – Berbicara tentang properti tentu saja ada bergagam jenis mulai dari peroperti hunian seperti perumahan atau residence, rusun, cluster, town house, bungalow, kondominium hingga properti yang di fungsikan untuk komersial seperti ruko, hotel, apartemen, perkantoran, rumah makan, pusat perbelanjaan seperti mini market ataupun supermarket dan lain sebagainya.
Secara umum properti itu sendiri bisa dibagi menjadi 2 jenis yang berbeda yaitu properti komersial dan properti non komersial. Namun apa yang membedakan diantara kedua jenis properti tersebut dan jenis properti yang manakah yang patut dijadikan sebagai investasi?
Properti komersial adalah properti yang di atasnya di jadikan sebagai tempat untuk membuat keuntungan bagi si pemiliknya seperti ruko (rumah toko) yang dijadikan sebagai tempat untuk membuka usaha, perhotelan yang di jadiakan sebagai tempat penginapan, rumah kos-kosan atau apartemen yang di sewakan sehingga selalu memberikan penghasilan setiap hari ataupun setiap bulannya bagi pemilik properti tersebut.
Tentu saja berbeda bukan dengan propeti non komersial seperti perumahan atau rumah susun dimana properti tersebut hanya digunakan sebagai pemakaian pribadi baik itu untuk tempat tinggal sendiri dan sebagainaya.
Properti komersial seperti ruko dan lainnya biasanya akan bernilai jauh lebih mahal jika di banding dengan properti hunian atau non komersial. Hal itu tentu saja dikarenankan peruntukan dari bangunan itu sendiri dimana properti komersial dapat dijadikan sebagai tempat usaha atau bisnis yang menghasilkan sementara untuk properti yang di fungsikan untuk non komersial tak akan membuat penghasilan.
Jika anda hendak membeli properti, pastinya anda harus membuat tujuan yang jelas apakah properti yang akan anda beli di jadikan untuk hunian atau untuk komersial. Nah, jika untuk hunian maka belilah perumahan, rumah susun atau town house yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan beli anda.
Sebaliknya jika memang tujuan anda adalah untuk investasi yang harus mampu memberikan penghasilan setiap bulannya, maka pertimbangkanlah untuk membeli properti komersial seperti rumah kos-kosan, ruko, yang diatas bangunan tersebut dapat anda jadikan lahan bisnis untuk menghasilkan uang bagi anda.
Namun perlu anda perhatikan tidak semua properti komersial bisa membuat keuntungang bagi si pemiliknya, tentu ada saja properti yang bisa membuat kentungan yaitu dengan catatan pembeli harus mengetahui cara melihat peluang dan potensi properti yang memberikan keuntungan dengan baik, dan sebaliknya sangat banyak properti komersial yang pada awalnya dapat diharapakan memberikan keuntungan namun setelah dibeli, bukan untung yang di dapat malah membuat pemiliknya menjadi buntung atau rugi.
Oke, demikian duku artikel Pengertian Properti Komersial semoga bermanfaat untuk anda.
Arti dan Definisi Property
Pengertian dan Makna Properti | Definisi Property |
Kata properti berasal dari bahasa inggris "property" yang berarti sesuatu yang dapat dimiliki seseorang.Di Indonesia, istilah properti identik dengan real estate, rumah, tanah, ruko, gedung, atau gudang.Arti property seperti dikutip dari Wikipedia.com adalah properti berarti kepemilikan seseorang terhadap suatu barang ataupun non barang. dewasa ini properti sering dikaitkan dengan rumah, perumahan ataupun hunian, padahal segala sesuatu yang sifatnya itu kepemilikan bisa disebut sebagai properti. apalagi barang tersebut terdaftar secara resmi dan memiliki surat-surat kepemilikan.
Sedangkan Properti yang bersifat barang: adalah semua benda yang dimiliki oleh seseorang ataupun kelompok yang diakui secara sah oleh pihak lain (pemerintah) ataupun diakui sah secara adat.
Ada juga properti yang bersifat bukan barang : yaitu semua karya yang dibuat oleh individu maupun kelompok, seperti karya ilmiah, dan ini sering disebut kekayaan ilmiah.
- Properti sebagai sumber pendapatan
- Terdapat banyak jenis pekerjaan di bidang properti:
- Broker tradisional (BT)
- Agent profesional
- Properti management
- Investor
- Developer
Pengertian Bisnis Property
Pengertian Bisnis Property
Bisnis properti adalah jenis usaha yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan kepentingan rakyat banyak. Masyarakat membutuhkan produk properti, khususnya rumah tinggal, guna memenuhi kebutuhan dasar mereka. Pemerintah berkepentingan memajukan bisnis ini karena dapat membantu menyediakan perumahan rakyat, membuka lapangan kerja, menggerakkan sektor riil, dan menambah pemasukan pajak. Bisnis properti juga memiliki efek berganda karena tidak hanya bermanfaat bagi pengembang, kontraktor, dan konsumen, tetapi juga dapat menggerakkan sektor lain, seperti industri bahan bangunan, industri alat berat, jasa konsultan, jasa perbankan, jasa asuransi, jasa tenaga kerja, dan lain-lain.
Masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam bisnis properti dengan menjadi investor properti. Mereka dapat berinvestasi dengan membeli dan menjual produk properti baru dan bekas berbentuk rumah tapak (landed house) atau unit rumah susun (strata title). Mereka pun dapat menyewakan properti kepada orang lain, termasuk orang asing. Dengan cara demikian, investor properti akan mendapat keuntungan berupa uang sewa dan keuntungan dari hasil penjualan aset properti (capital gain).
Masyarakat juga dapat berinvestasi dengan membeli tanah kaveling siap bangun atau membeli tanah mentah dari rakyat untuk kemudian diubah menjadi tanah kaveling. Selain membeli aset properti berbentuk fisik, masyarakat pun dapat membeli surat berharga yang diterbitkan oleh perusahaan properti (developer dan kontraktor). Surat berharga tersebut dapat bcrupa saham, obligasi, commercial paper (CP), efek beragun aset properti (EBA Propcrti), atau dana investasi real estat (DIRE).
Investasi properti, sebagaimana investasi pada umumnya, pasti mengandung untung dan rugi. Dalam jangka panjang, investasi properti diyakini lebih menguntungkan dibandingkan dengan tabungan, deposito, saham, obligasi atau surat berharga lainnya serta lebih prospektif dibandingkan dengan emas atau perak. Kelemahannya, investasi properti sulit diuangkan (illiquid), namun hal itu dapat diatasi dengan membeli properti yang berlokasi di tempat strategis agar mudah dijual kembali. Kelemahan lain, investasi properti yang berlebihan dapat memicu krisis properti dan krisis ekonomi sehingga perlu diawasi pemerintah dan Bank Indonesia. Jadi, kita sebaiknya memahami seluk-beluk bisnis ini sebelum mulai berinvestasi.
Langganan:
Postingan (Atom)
